Refleksi Diri
Catatan Kecil Penutup Maret: Tentang Jeda, Fiksi, dan Sumpah Serapah yang Manis
Menatap kolom artikel bulan ini rasanya seperti berdiri di depan cermin yang retak. …
Menatap kolom artikel bulan ini rasanya seperti berdiri di depan cermin yang retak. Ada rasa syok yang menjalar pelan saat menyadari bahwa sepanjang Maret, h…
Baca selengkapnyaPernah nggak sih, kamu lagi jalan-jalan di mall, masuk ke lobi hotel mewah, atau sekadar mampir ke tempat tertentu, tiba-tiba langkahmu terhenti karena mencium…
Baca selengkapnyaApa yang pertama kali melintas di benakmu saat mendengar kata "Tarawih"? Mungkin ingatanmu akan langsung terbang pada riuhnya masjid di malam perta…
Baca selengkapnyaPagi ini terasa sedikit berbeda. Cahaya matahari yang masuk lewat celah jendela kamarku seolah membawa pesan yang belum sempat kubaca. Di tengah rasa lelah y…
Baca selengkapnyaPernah nggak sih, kamu mendadak merasa jadi manusia paling bijak sedunia, terus bikin peraturan ketat buat diri sendiri, tapi selang beberapa hari malah kamu…
Baca selengkapnyaBeberapa hari ini, duniaku mendadak kehilangan warna. Rasanya aneh—seperti sedang berdiri di tengah ruangan luas yang penuh barang, tapi aku merasa kosong. A…
Baca selengkapnyaAkhir-akhir ini aku merasa sedikit aneh. Hmm, entahlah… mungkin karena sesuatu hal yang belum bisa kupahami dengan detil. Namun yang jelas, aku merasa seolah…
Baca selengkapnya"Kamu mah enak ya, nganggur... nggak ngapa-ngapain." Kalimat itu meluncur begitu saja dari bibir seorang teman lama saat kami tidak sengaja bertemu…
Baca selengkapnyaPernah ngga sih, kalian merasa kalau otak kalian lagi ada di frekuensi yang beda dari orang-orang di sekitar? Hari ini, itulah yang aku rasain. Entah karena pe…
Baca selengkapnya
Refleksi Diri
Menatap kolom artikel bulan ini rasanya seperti berdiri di depan cermin yang retak. …
Social Plugin